Akhirnya saya memilih Program Investasi Asia Bersama

Puji syukur mari kita panjatkan kehadirat Tuhan YME. Semoga hari ini anda dan orang-orang yang anda cintai dalam keadaan yang berbahagia.

Saya ingin berbagi cerita. Saya seorang pria lajang, sedang menyelesaikan studi akhir program sarjana di PTN terkemuka di Jawa Tengah. Sekitar pertengahan 2005 lalu saya bergabung dengan bisnis online di Internet.

Jujur, mulanya saya sangat tergiur dengan hasil yang ditawarkan oleh bisnis online. Hari ke hari saya berburu bisnis online. Setiap kali ada bisnis baru, saya ikuti. Ada sekitar 30-an lebih bisnis online saya ikuti. Dari bisnis lokal hingga bisnis yang bersekala international. Saya berharap dalam waktu dekat saya bisa mendapatkan hasil seperti yang dipaparkan oleh masing-masing bisnis itu. Hampir setahun saya intens mengembangkan bisnis ini, berpromosi, membalas email, memasang iklan, tapi akhirnya saya lelah. Saya capek, ternyata hasil yang saya angankan tak juga kunjung saya dapatkan…

Ratusan ribu memang sudah saya dapatkan tiap bulannya. Tapi saya kecewa, karena beberapa bisnis yang saya ikuti, entah kenapa, tutup begitu saja. Pengelola yang harusnya bertanggungjawab, entah kabur kemana. Website tak bisa diakses, nomor telepon pengelola juga tak bisa saya hubungi….

Akhirnya saya meninggalkan bisnis ini dengan melupakan mimpi kesuksesan yang pernah saya bayangkan. Saya mulai beralih ke bisnis web content dengan Google Adsense, setelah mendapat kabar dari beberapa teman bahwa sudah banyak orang Indonesia yang telah mencicipi dari bisnis ini (silakan cek di adsense-id.com). Saya mulai membangun blog layanan gratisan, karena pertimbangan minimnya modal, dan juga kuatir kalau-kalau saya sudah mengeluarkan sejumlah uang, tapi ternyata saya ditinggalkan begitu saja. Saya tak mau kecewa untuk yang kesekian kalinya.

Saya iseng-iseng membuka-buka lagi bisnis-bisnis yang pernah saya ikuti. Beberapa masih hidup, masih bisa diakses. Ada yang berkembang, ada juga yang masih berdiam ditempat. Tapi untuk yang masih bertahan, saya berikan respek kepada pengelola bisnis, setidaknya mereka komit dan tidak membohongi ratusan hingga ribuan member yang sudah bergabung.

Dari yang masih bertahan, saya memutuskan untuk mulai lagi mengembangkan AsiaBersama. Alasannya, bisnis ini sudah terbukti, sejak dibangun sejak awal 2005 yang hingga kini telah diikuti oleh ribuan member, tapi masih eksis. Saya yakin, pengelola bisa dipercaya. Selain itu, komisi bagi hasil 4 level jaringan, benar-benar bisa kita dapatkan. Tidak seperti bisnis lain, yang pada member level kedua saja, sudah ditahan oleh pengelola, member diminta upgrade lagi, atau apalah…. Dan bagi hasil 4 member di sini merata, meski cuma 20 ribuan, tapi ini untuk kedepan sangat menjanjikan. Di level satu, member saya hingga saat ini sudah 25 member. Di level 2 memang baru 15an. Level 3 dan level berangsur-angsur mulai terisi.

Saya melupakan untuk mendapatkan hasil secara instan. Semua perlu usaha. Saya harus bekerja untuk mengembangkan bisnis ini. Tapi saya rela, karena setidaknya saya percaya bisnis ini tidak fiktif, pengelola bisa dipercaya. Sekarang saya mulai lagi mengembangkan bisnis ini. Lumayan bulan ini saja income saya dari Asia Bersama mendekati angka 1jutaan…. Memang belum sampai puluhan atau ratusan juta….Tapi setidaknya ini jauh lebih baik, jika saya harus kecewa karena saya terbuai mimpi,tapi hasil nol…

Rekan, saya harapkan anda tak mengulang kesalahan yang pernah saya alami. Saya percaya, bila anda sedikit saja mau meluangkan waktu untuk mengurus bisnis ini, saya yakin bisnis ini tidak akan mengecewakan. Beberapa jaringan saya memang sudah mendapatkan member. Dan yang lain memang masih banyak juga yang masih nol…

Saran saya, lakukan promosi bisnis ini ke rekan-rekan anda. Baik online maupun online. Lewat email atau melalui situs pemasang iklan. Silakan anda baca lagi tipsnya di sini

Atau pasang iklan di beberapa situs yang saya rekomendasikan http://www.luckyegold.com/?id=msn
http://iklan.indomedia.info/?id=msn
http://asiaincome.com/?ref=438
http://asiaincome.plazabisnis.com/?id=iklan10level
http://www.muslimpromo.com/?id=msn

Atau iklan baris nasional yang memiliki traffic sangat tinggi http://www.iklanbaris.co.id

Saya saat ini tengah mengembangkan blog saya yang saya pasang iklan google adsense dan adbrite, dan sambil mengembangkan bisnis lokal yang masih saya percayai ke depan akan memberikan pasive income.

Sekian dulu, semoga bermanfaat….salam untuk orang-orang tercinta anda, dan salam sukses untuk anda….

Ingin gabung Asia Bersama, Klik di sini

8 Comments »

  1. Tom said

    Bos boleh minta daftar bisnis scamnya gak , buat tambahan di forum saya , terima kasih atas infonya .

  2. udin said

    selain yang sudah disebutkan (pustakabisnis.com), masih ada beberapa bisnis scam lainnya. salah satu indikasinya, website tiba-tiba tidak bisa diakses. pengelola tak mengirim bonus yang harusnya menjadi hak member. ini sudah banyak terjadi.pengelola pustakabisnis mulanya sangat meyakinkan dengan program pustakabisnissupport yang menawarkan investasi bagi hasil 100% dalam jangku waktu beberapa bulan saja. ada member yang menginvestasikan uangnya sampai 10 juta rupiah. dan dia TERTIPU. web pustakabisnis tak bisa diakses.

    Hal yang sama sebelumnya terjadi pada smart-program. Sebelum webnya tak bisa diakses, pengelola bilang akan melakukan pembenahan sistem Enggak tahunya malah error seterusnya. padahal sudah ratusan member bergabung dan berinvestasi. Hal yang sama lagi dilakukan oleh pengelola situs solidinvestment beberapa waktu sebelumnya. Situs ini hilang begitu saja. para member yang sudah terlanjur menanamkan investasinya kelabakan. Pengelola tak bisa dikontak.

    Ada lagi program paid 2 read email macam holiday-mails yang sudah dilansir dibeberapa forum bahwa program ini terbukti tidak membayar member yang telah mencapai minimum paid, tapi rupanya masih banyak netter Indonesia yang berminat. Saran kami, teliti dulu sebelum membeli. Cari informasi secukupnya tentang bisnis yang hendak anda ikuti. Siip

    • ijul said

      Daripada kita ngerasa di bohongi dengan program investasi kayak gituan,mending kita niatkan sedekah aja lewat program baru yang di beri nama pinsus (program interaksi Sumbang Sosial) jadinya kan lebih ikhlas tuh,zo yang kita dapatkan juga lebih halal…
      lihat sini yach….http://www.pinsus.com/?id=mukh.MQ

  3. agunk said

    Sejak sekitar satu tahun yang lalu saya kerap kali menerima pertanyaan apakah program investasi AsiaBersama benar-benar merupakan program investasi. Kabarnya, program ‘investasi’ ini cukup populer di kalangan pekerja kantoran. Tapi mari kita lihat bagaimana sebenarnya program ‘investasi’ ini.

    Untuk mengikuti AsiaBersama, calon anggota harus menyetorkan Rp 20 ribu masing-masing kepada empat orang upline-nya, dengan total Rp 80 ribu. Setelah itu anggota akan mendapatkan ’situs replika’ (misalnya http://www.asiabersama.com/foo untuk pengguna dengan nama ‘foo’). Untuk meraup keuntungan, anggota diminta untuk menyebarkan URL situs replika tersebut. Jika nantinya ada calon anggota lain yang mendaftar melalui situs replika tersebut, salah satu tujuan setoran Rp 20 ribu adalah sang pemilik situs replika.

    Pengguna Internet yang berpengalaman seharusnya sudah cukup hafal dengan trik seperti ini. Seluruh program ‘investasi’ yang mengharuskan anggotanya untuk merekrut sebelum mendapatkan keuntungan hanyalah sekadar permainan uang skema piramida semata. Termasuk AsiaBersama dan saudaranya, InvestasiMandiri.

    AsiaBersama adalah skema piramida murni. Artinya 100% dari uang yang disetorkan sampai pada anggota yang lain. Pengelola tidak mengutip apapun dari setoran ini, dan bahkan uang disetorkan secara langsung tanpa perantara. Pengelola tahu ini, dan memanfaatkan hal ini sebagai salah satu ‘kelebihan’ dari program ‘investasi ini’:

    Program ini adalah unik, karena pendiri/founder program justru tidak mendapatkan keuntungan apapun, sehingga sistem ini tidak bisa ditiru. Program Investasi Asia Bersama diciptakan semata-mata dengan niat ikhlas untuk membantu sesama.

    Pernyataan tersebut tentunya sangat menggelikan. Pengelola memang tidak mendapatkan apapun dari menjalankan situs ini, tetapi pengelola tetap mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan karena mereka juga ikut sebagai peserta yang tentunya berada di puncak piramida.

    Untuk melakukan estimasi berapa jumlah uang yang dihisap pengelola dari investor korban, sekitar dua bulan yang lalu saya melakukan sedikit investigasi. Pertama-tama saya menghapus cookie dan kemudian melakukan pendaftaran ke AsiaBersama. Setelah itu melalui email saya diinstruksikan untuk mengirim Rp 20.000 ke empat rekening BCA:

    Rekening 037 218 7199 atas nama HS. Yuliarti, S.Sos, email: zhoelycute@yahoo.com
    Rekening 060 008 6821 atas nama MT. Ismail, email: panther_twentyone@yahoo.com
    Rekening 201 026 8462 atas nama T. Multini, email: mrizkyboy@yahoo.com
    Rekening 201 026 8535 atas nama H. Adi Joyo, MM., email: andi_m821@yahoo.com
    Perkiraan saya keempat rekening dan alamat Yahoo! Mail tersebut adalah milik pengelola AsiaBersama karena saya tidak mendaftar melalui seorang downline. Dugaan saya diperkuat fakta bahwa seluruh akun Yahoo tersebut dibuat pada tanggal yang persis sama, yaitu tanggal 20 Oktober 2005 (1 2 3 4).

    Setelah itu, saya mengambil 39 sampel dari daftar korban yang saya ambil secara acak dari pencarian di Google dan kemudian melakukan pendaftaran di bawah 39 nama-nama tersebut. Hasilnya adalah sebagai berikut:

    10 akun ‘investor’ menyuruh saya untuk mengirim Rp 20 ribu ke empat orang yang salah satunya adalah rekening bank di atas. Upline saya ini tentunya tanpa disadari telah menyetorkan Rp 40 ribu ke pengelola AsiaBersama.
    6 akun ‘investor’ menyuruh saya untuk mengirim Rp 20 ribu ke empat orang yang dua di antaranya adalah rekening bank di atas. Upline saya ini tentunya tanpa disadari telah menyetorkan Rp 60 ribu ke pengelola AsiaBersama.
    11 akun ‘investor’ menyuruh saya untuk mengirim Rp 20 ribu ke empat orang yang tiga di antaranya adalah rekening bank di atas. Upline saya ini tentunya tanpa disadari telah menyetorkan Rp 80 ribu ke pengelola AsiaBersama.
    Sisanya, 12 akun ‘investor’ menyuruh saya untuk mengirim Rp 20 ribu ke empat orang yang tidak satupun di antara mereka yang memiliki rekening bank di atas. Untuk kasus ini tidak dapat diketahui secara pasti apakah upline saya ini telah menyetorkan Rp 20 ribu ke pengelola AsiaBersama ataukah menyetorkan keseluruhan Rp 80 ribu tersebut ke sesama investor korban.
    Pada saat saya mengambil sampel tersebut, penghitung yang ada di situs AsiaBersama memberitahukan bahwa jumlah investor korban yang aktif adalah sebanyak 10282 orang. Dengan demikian secara statistik dapat kita estimasi berapa besar dana yang mereka hisap dari para investor korban ini: (10/39 * 10282 * Rp 40000) + (6/39 * 10282 * Rp 60000) + (11/39 * 10282 * Rp 80000) = Rp 432.366.325. Jumlah ini tentunya masih tidak termasuk ‘kelompok 12′ di atas.

    Rp 432 juta bukanlah angka yang kecil. Tentunya ini sangatlah jauh dari aksi filantropis seperti yang disebutkan pada situs AsiaBersama.

    Pada halaman cara kerja AsiaBersama dijelaskan bahwa investor korban berpotensi untuk mendapatkan Rp 3.368.400.000 dari ‘investasi’ ini. Yang tidak dijelaskan secara gamblang adalah bahwa untuk mendapatkan profit sebanyak itu dibutuhkan sub-investor sub-korban sebanyak 168420 orang. Jangankan investor korban biasa, pengelola AsiaBersama pun tidak memiliki jumlah investor korban sebanyak itu! Bahkan, kalau kita cukup jeli, jumlah investor korban aktif keseluruhan hanyalah sebanyak 13011 pada saat artikel ini ditulis!

    Yang jelas, ini bukanlah program ‘investasi’. Ini hanyalah sebuah skema piramida biasa yang tujuannya hanya satu: mendapatkan keuntungan dari ketidaktahuan korban.

  4. Rio said

    Saya baru bergabung, tapi menggiurkan loh. Dengan modal cuma Rp.80 ribu aja bisa mendapatkan keuntungan sampai dengan Rp. 3,3 miliar. Wah….!!!!🙂🙂🙂.

    Ayo jangan ragu lagi gabung aja di: http://asiabersama.com/klikrio

  5. Rio said

    Mungkin yang dimaksud dengan transfer ke rekening orang yang sama yaitu kepada para pembuat (founder), karena para founder juga menginvestasikan kembali dengan mentransfer dan mencari downliner juga.

    Sudah, jangan ragu lagi gabung aja di: http://asiabersama.com/klikrio

  6. ijul said

    daripada kita ngerasa di bohongi dengan program investasi kayak gituan,mending kita niatkan sedekah aja lewat program baru yang di beri nama pinsus (program interaksi Sumbang Sosial) jadinya kan lebih ikhlas tuh,zo yang kita dapatkan juga lebih halal…

  7. ijul said

    Daripada kita ngerasa di bohongi dengan program investasi kayak gituan,mending kita niatkan sedekah aja lewat program baru yang di beri nama pinsus (program interaksi Sumbang Sosial) jadinya kan lebih ikhlas tuh,zo yang kita dapatkan juga lebih halal…
    lihat sini yach….http://www.pinsus.com/?id=mukh.MQ

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: