Payperpost: PTR serius dengan bayaran tinggi

Hampir semua program PTR mempersyaratkan page rank atau popularitas link. Namun dalam kenyataannya, tidak semua blog yang memeliki paga rank dan popularitas link memiliki konten yang bagus. Mungkin beberapa bagus, namun banyak yang hanya copy paste dari sejumlah sumber. Dan trik tertentu, blog yang sebenarnya secara konten kurang berkualitas dan isinya juga merupakan comot sana, comot sini, maka bisa mendapatkan page rank dan popularitas link yang bagus.

Berbeda dari PTR yang sudah ada, PPP tidak menggunakan page rank sebagai persyaratan pokok sebuah blog dapat diterima. PPP lebih mengutamakan blog yang memiliki konten original, diupdate secara kontinu dan minimal sudah terdaftar 3 bulan. Dengan ketentuan ini, saya kira PPP melakukan seleksi blog yang diterima secara manual. Ada admin yang membacai setiap isi dan lalu memutuskan apakah sebuah blog akan diterima atau ditolak.

Kedengarannya aneh. Disaat semuanya serba otomatis, PPP masih menggunakan tenaga manual. Namun bagi saya justru hal inilah yang menarik. Menurut saya, secanggih-canggihnya mesin, lebih mudah diakali ketimbang manusia itu sendiri. Variabel-variabel yang sudah diset, bisa saja dimanfaatkan celah-celah kelemahan oleh mereka yang curang. Seperti halnya software terjemahan bahasa, secanggih-canggihnya software terjemahan, hasilnya tak akan seakurat terjemahan yang dikerjakan secara manual oleh seorang ahli.

Satu hal lagi, cara kerja manual ini justru menunjukkan profesionalitas PPP. Saya termasuk blogger yang kurang beruntung karena sampai harus beberapa kali untuk diterima di PPP. Seingat saya, baru pendaftaran yang ketiga akhirnya saya diterima. Di sini saya tahu bahwa ternyata PPP tak hanya menerapkan konten yang original semata, tapi juga konten yang berkualitas dan dengan tema yang tentunya tidak melanggar ketentuannya.

Ini adalah tugas review pertama saya. Dan saya sempat tercenung agak lama ketika melihat lebih detail tugas yang harus saya kerjakan ini. Tidak seperti PTR yang saya ikuti selama ini yang hampir semuanya meminta review positif, tapi di PPP saya diberikan kelonggaran untuk mereview dengan nada yang netral?

Yang saya pahami dari jenis postif review justru negative karena ternyata ada beberapa situs yang ketika saya pelajari tidak sesuai dengan yang kita minta.Tapi siapa yang mau menolak uang ketika ditawari dengan harga yang menggiurkan?

Dengan kelonggaran untuk mereview secara netral berarti semuanya diserahkan pada puihak pereview. Oleh karenanya, seperti lazimnya sebuah review, akan ada kelebihan dan mungkin juga terdapat beberapa kekurangan.

Saya berharap apa yang dilakukan oleh PPP dan para membernya bisa mengubah image negatif yang bergulir beberapa waktu belakangan ini bahwa situs atau blog yang menyediakan link maupun PTR memiliki kredibilitas yang rendah. Dan semoga search engine besar semacam Google akan melihat fakta ini, bahwa tak semua PTL/PTR itu spam!

Oh ya, pertama kali setelah anda diapprove, akan ada tawaran mereview situs PPP seharga $20. Saya sendiri begitu setelah diapprove langsung dapat tawaran 4 review sekaligus yang masing-masing dibayar $5, $8, $20 dan bahkan langsung ada yang menawari $30.

Bagi yang belum diterima, teruslah isi blog anda dalam bahasa inggris yang original alias murni hasil tulisan anda. Sambil menunggu diterima, anda bisa juga bergabung dan memanfaatkan program afiliasinya. Saya sendiri juga baru tahu setelah blog saya diapprove, ketika saya cek di akun afiliasi, ternyata saya sudah mengumpulkan $135.

Seperti apa contoh review di PPP, silakan baca hasil review saya di blog yang saya peruntukkan untuk mendulang dollar dari paid to review

untuk bergabung, klik banner di bawah ini:

Advertisements

16 Comments »

  1. […] Payperpost Ini sangat dianjurkan bagi yang sudah mahir. Ibarat orang mancing, di sini ikannya Guede-guede. Meski tetap ada tawaran review dengan harga $5, tapi tak jarang tawaran dengan rata $20, $25, $35. Bahkan bagi yang sudah jago mereview dan punya PR blog yang tinggi, harga per-review bisa tinggi banget. Yang menarik, tawaran review di PPP bisa dibilang stabil. Selevel dengan Sponsorereview untuk urusan kestabilan tawaran review. Tapi untuk tarip review, PPP tetap yang paling oke. Hanya saja, untuk anda yang pengen narik duit cepet, PPP mmebayar review terhitung satu bulan dari setiap review, sama seperti Blogvertise. Bagi yang mau gabung, minimum umur blog sudah 3 bulan, dan punya konten dalam bahasa Inggris, dan akan dinilai secara manual, apakah konten itu original dan tidak melanggar kebijakan PPP. Satu lagi, tiap review di PPP harus diselingi minimal satu posting yang bukan untuk posting review (PTR). Jadi kerja anda agak ekstra. Ingin tau lebih jauh tentang PPP, silakan baca review saya tentang payperpost […]

  2. thanks info PPP nya mas.
    jadi lebih tau skarang..

  3. gadis said

    blog aq di tolak 😦 hrs cari alternatif lain

  4. […] Payperpost Ini sangat dianjurkan bagi yang sudah mahir. Ibarat orang mancing, di sini ikannya Guede-guede. Meski tetap ada tawaran review dengan harga $5, tapi tak jarang tawaran dengan rata $20, $25, $35. Bahkan bagi yang sudah jago mereview dan punya PR blog yang tinggi, harga per-review bisa tinggi banget. Yang menarik, tawaran review di PPP bisa dibilang stabil. Selevel dengan Sponsorereview untuk urusan kestabilan tawaran review. Tapi untuk tarip review, PPP tetap yang paling oke. Hanya saja, untuk anda yang pengen narik duit cepet, PPP mmebayar review terhitung satu bulan dari setiap review, sama seperti Blogvertise. Bagi yang mau gabung, minimum umur blog sudah 3 bulan, dan punya konten dalam bahasa Inggris, dan akan dinilai secara manual, apakah konten itu original dan tidak melanggar kebijakan PPP. Satu lagi, tiap review di PPP harus diselingi minimal satu posting yang bukan untuk posting review (PTR). Jadi kerja anda agak ekstra. Ingin tau lebih jauh tentang PPP, silakan baca review saya tentang payperpost […]

  5. ari said

    kalo dah ditolak boleh daftar lagi nggak? pusing nih ppp…sulit kale sih…

  6. gusta said

    wah.. saya barusan keterima di PPP, lagi tak pelajari aturan mainnya.. mudah mudahan .. banyak tawaran yang menarik..

  7. mrilham said

    aq dah review 3 web d tolak semua kenapa?

  8. uwanz said

    mas saya udah dpt 9 job and baru 1 yg diapproved…yg laennya byk yg di reject..knp ya?padahal udah sesuai dgn disclosure policy mereka…bingung nich…

  9. Syimen said

    Aku iseng daftar ke PPP kemarin, dan blog yang diwakilkan ke PPP pun tidak ada rank yg bisa dibanggakan karena tadinya cuma iseng dan aku belum kenal jauh sama dunia ptr.
    Sering mendengar bahwa ptr sangat menjanjikan karena hasilnya lumayan.
    Pagi ini aku check email dan aku kaget plus senang karena ada salah satu email di inbox datangnya dari PPP dengan kabar bahwa blogku udah di approved.
    Wew…
    Akhirnya aku browsing kemana-cari tahu lebih jauh tentang PPP, dan ternyata PPP ini adalah ptr yang bergengsi karena beberapa blogger yang sudah lebih baik dari sayapun belum juga di approved sama PPP.
    Sekarang aku harus mereview yang bayarannya 20$.
    Aku senang sekali, tapi aku belum pernah me review sebelumnya.
    Kalo pemilik blog ini mau share dang ngajarin aku lebih jauh, aku akan sangat berterima kasih sekali.
    Syimen

  10. dwi said

    sip tp sayang ak PR 0 susah deh

  11. News Tech said

    Selain PPP ada lagi ga yang bagus 😀

  12. […] Payperpost Ini sangat dianjurkan bagi yang sudah mahir. Ibarat orang mancing, di sini ikannya Guede-guede. Meski tetap ada tawaran review dengan harga $5, tapi tak jarang tawaran dengan rata $20, $25, $35. Bahkan bagi yang sudah jago mereview dan punya PR blog yang tinggi, harga per-review bisa tinggi banget. Yang menarik, tawaran review di PPP bisa dibilang stabil. Selevel dengan Sponsorereview untuk urusan kestabilan tawaran review. Tapi untuk tarip review, PPP tetap yang paling oke. Hanya saja, untuk anda yang pengen narik duit cepet, PPP mmebayar review terhitung satu bulan dari setiap review, sama seperti Blogvertise. Bagi yang mau gabung, minimum umur blog sudah 3 bulan, dan punya konten dalam bahasa Inggris, dan akan dinilai secara manual, apakah konten itu original dan tidak melanggar kebijakan PPP. Satu lagi, tiap review di PPP harus diselingi minimal satu posting yang bukan untuk posting review (PTR). Jadi kerja anda agak ekstra. Ingin tau lebih jauh tentang PPP, silakan baca review saya tentang payperpost […]

  13. wah.. saya barusan keterima di PPP,

  14. Hariri said

    wah saya jadi ingin ikuta. terimakasih atas sharednya gan. semoga tambah sukses usaha onlinenya

  15. infokus said

    wah..menarik…tapi masih belum paham cara kerja dan mengerjakaanya…

  16. Icha said

    Dulu dapat job di payperpost gampang, kok sekarang sulit ya? Boleh minta tipsnya untuk payperpost yang baru.

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: