Pemblokiran situs porno dan nasib para pemburu dollar

Pemerintah Indonesia melalui menteri komunikasi, Dr Ir Muhamad Nuh DEA, merencanakan akan memblokir akses situs porno di Indonesia. Sejumlah kalangan memberikan tanggapan positif atas rencana pemerintah tersebut. Barangkali hanya dengan cara itu penyebaran pornografi melalui internet bisa dihentikan, atau paling tidak bisa dikurangi.

Yang luput dari pembicaraan orang jamak adalah, bagaimana nasib para pembuat situs porno itu. Perlu diketahui, sejumlah situs atau blog porno yang marak di internet diantaranya dibuat untuk menjaring pundi-pundi dollar oleh pemiliknya, meski sebagian situs lain dibuat secara sukarela atau karena hobi (hobi kok porno, ckckck…!). Dengan pemblokiran akses situs (termasuk juga blog porno, yang belakangan rame dibuat di blogspot, mungkin karena mudah dan gratis), pintu-pintu dollar itu akan tertutup. Para pengelola situs porno bakal kehilangan mata pencaharian.

Aih, bijak sekali saya, sampai-sampai merasa perlu untuk memberikan pembelaan pada para pemilik situs porno. Ah, tentu saja tidak. Saya hanya ingin menunjukkan kenyataan yang barangkali tidak diketahui oleh publik. Saya yakin, para pemilik situs porno itu, jika benar rencana pemerintah itu direalisasikan, akan bisa mencari celah lain. Banyak jalan memburu dollar di internet.

Lagian, bagi para pemburu dollar situs porno bukan materi situs pornonya yang dikejar, tapi bagaimana dari situs porno yang banyak dicari orang akan mendatangkan keuntungan. Beda dengan pengelola situs porno yang emang tulen (?), maka pemblokiran akses situsnya itu akan membuatnya bersedih. Tertutup sudah lahannya untuk berdakwah dijalan porno. Haha…

Saya tak tahu pasti bagaimana nanti penerapannya, apakah saya atau anda yang mengakses internet dari rumah atau dari kantor akan terkena pemblokiran atau hanya yang pengakses dari warnet.

Saya kira akan ada banyak yang kehilangan hiburan jika pemblokiran itu diberlakukan ke semua kalangan, tak pandang bulu. Saya pikir, di tempat tertentu, pengakses yang memang sudah cukup umur, situs porno tak seharusnya dilarang. Orang sudah gedhe, punya akses sendiri, mau nonton ya suka-suka aja. Jangan kayak polisi yang kurang kerjaan yang menangkap dua mahasiswi yang menonton film bokep di kosan di Semarang beberapa hari lalu. Lha mereka mau nonton, nggak ngganggu orang lain, kan bukan urusan.

Sekali lagi, pembelaan saya termasuk yang terakhir bukan sikap permisif saya akan pelegalan pornografi di ranah publik, termasuk perilaku seks bebas. Sama sekali tidak. Saya mendukung semua upaya yang baik, tapi tentu saja yang dilakukan dengan cara yang baik, tidak asal hantam krama.

2 Comments »

  1. artist said

    pemerintah ga punya kerjaan, banyak yang ga makan karena terblokirnya situs porno:D

  2. hadi said

    setujuuuuuuu bos

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: